-->

Produk UMKM anda..

Tanah Kavling Griya Bambu Kuning Akan Terealisasi
View Details

Tanah Kavling Griya Bambu Kuning Akan Terealisasi

 


Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)
Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)

Surabaya, - Perijinan tanah kavling yang diajukan PT. Lucas Bambu Kuning (LBK) diprediksi dalam waktu dekat akan segera terealisasi.


Lebih jauh, PT. LBK telah membebaskan tanah seluas 12 Hektar di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Terdiri dari  Bambu Kuning (BK) I dan BK II, dari luas tanah tersebut rencana akan diajukan untuk proyek tanah kavling sebanyak 296 unit BK I dan 625 unit untuk BK II.

Informasi yang diperoleh dilapangan dari jumlah luas tanah tersebut pembayaran ke petani dipastikan hampir lunas. Tidak ada kendala di lapangan pembayaran ke petani tinggal beberapa orang.

Pihak manajemen PT. LBK berharap Instansi terkait bisa segera merealisasi ijin-ijinya sehingga hubungan PT. LBK dan usernya tetap berjalan dengan baik. Terkait permasalahan ijin yang diajukan tersebut manajemen PT. LBK mengaku sudah menjalankan sesuai prosedur.



Penulis : one/ade

 


Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)
Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)

Surabaya, - Perijinan tanah kavling yang diajukan PT. Lucas Bambu Kuning (LBK) diprediksi dalam waktu dekat akan segera terealisasi.


Lebih jauh, PT. LBK telah membebaskan tanah seluas 12 Hektar di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Terdiri dari  Bambu Kuning (BK) I dan BK II, dari luas tanah tersebut rencana akan diajukan untuk proyek tanah kavling sebanyak 296 unit BK I dan 625 unit untuk BK II.

Informasi yang diperoleh dilapangan dari jumlah luas tanah tersebut pembayaran ke petani dipastikan hampir lunas. Tidak ada kendala di lapangan pembayaran ke petani tinggal beberapa orang.

Pihak manajemen PT. LBK berharap Instansi terkait bisa segera merealisasi ijin-ijinya sehingga hubungan PT. LBK dan usernya tetap berjalan dengan baik. Terkait permasalahan ijin yang diajukan tersebut manajemen PT. LBK mengaku sudah menjalankan sesuai prosedur.



Penulis : one/ade

 


Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)
Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)

Surabaya, - Perijinan tanah kavling yang diajukan PT. Lucas Bambu Kuning (LBK) diprediksi dalam waktu dekat akan segera terealisasi.


Lebih jauh, PT. LBK telah membebaskan tanah seluas 12 Hektar di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Terdiri dari  Bambu Kuning (BK) I dan BK II, dari luas tanah tersebut rencana akan diajukan untuk proyek tanah kavling sebanyak 296 unit BK I dan 625 unit untuk BK II.

Informasi yang diperoleh dilapangan dari jumlah luas tanah tersebut pembayaran ke petani dipastikan hampir lunas. Tidak ada kendala di lapangan pembayaran ke petani tinggal beberapa orang.

Pihak manajemen PT. LBK berharap Instansi terkait bisa segera merealisasi ijin-ijinya sehingga hubungan PT. LBK dan usernya tetap berjalan dengan baik. Terkait permasalahan ijin yang diajukan tersebut manajemen PT. LBK mengaku sudah menjalankan sesuai prosedur.



Penulis : one/ade

 


Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)
Tanda bahwa tanah sudah dibeli oleh PT. Bambu Kuning. (Foto/ist)

Surabaya, - Perijinan tanah kavling yang diajukan PT. Lucas Bambu Kuning (LBK) diprediksi dalam waktu dekat akan segera terealisasi.


Lebih jauh, PT. LBK telah membebaskan tanah seluas 12 Hektar di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Terdiri dari  Bambu Kuning (BK) I dan BK II, dari luas tanah tersebut rencana akan diajukan untuk proyek tanah kavling sebanyak 296 unit BK I dan 625 unit untuk BK II.

Informasi yang diperoleh dilapangan dari jumlah luas tanah tersebut pembayaran ke petani dipastikan hampir lunas. Tidak ada kendala di lapangan pembayaran ke petani tinggal beberapa orang.

Pihak manajemen PT. LBK berharap Instansi terkait bisa segera merealisasi ijin-ijinya sehingga hubungan PT. LBK dan usernya tetap berjalan dengan baik. Terkait permasalahan ijin yang diajukan tersebut manajemen PT. LBK mengaku sudah menjalankan sesuai prosedur.



Penulis : one/ade
Rumah Murah, Warga Sidoarjo Sebut Perumahan Griya Bambu Kuning Tidak Langgar Perda RTRW
View Details

Rumah Murah, Warga Sidoarjo Sebut Perumahan Griya Bambu Kuning Tidak Langgar Perda RTRW

  PT. Lucass Bambu Kuning, Rumah Bambu Kuning, Tanah kavling Bambu Kuning, Griya Bambu Kuning, BK, Perumahan BK, Perumahan Rakyat, Perumahan Bodong, Perumahan Subsidi, Perumahan KPR, Josaphat Dirga Hardyanto, Tanah Kavling Hoax, Developer Abal-abal, Developer Bodong.Sidoarjo - Pembangunan perumahan Griya Bambu Kuning yang terletak di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo Aman.


Pasalnya, PT. Lucas Bambu Kuning sebagai pengembang perumahan Griya Bambu Kuning membantu pemerintah guna meningkatkan ekonomi dalam hal property yang diperuntukkan warga atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Warga Sidoarjo Sebut Perumahan Griya Bambu Kuning Tak Langgar Perda RTRW.


Develepor ini yang sudah menginvestasikan dananya membeli unit rumah yang berlokasi di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Pihak manajemen di tahun 2021 mengaku sudah mengebut pembangunan baik rumah contoh dan proses perijinan sudah berjalan.

Pihak Manajemen Perumahan Bambu Kuning, Sukendro dalam rillisnya yang diterima cakrawala.co menuturkan kepada para user untuk tidak mempercayai berita-berita yang simpang siur yang tersebar di media sosial.


“Jika ada pertanyaan dari para pembeli diharapkan datang saja ke kantor. Jangan percaya jika ada berita yang tersebar di medsos karena berita tersebut tidak benar. Karena kita sudah membuktikan proses perijinan sudah jalan dan rumah contoh sudah kita bangun,” Ujar Sukendro, Manajemen PT. Lucas Bambu Kuning.

Ditambahkan Sukendro, memasuki tahun 2022 PT. Lucas Bambu Kuning semakin intensif menyelesaikan proses perijinan dan legalitas. Luas tanah  12 Hektar terdiri Bambu Kuning (BK) satu 296 unit dan BK dua 625 unit sedang dikebut untuk dibangun tahun ini.

"Dimasa pandemi covid-19 ini kami telah mengupayakan berbagai cara agar masyarakat yang sudah bergabung tidak lagi khawatir lagi, kami terus mencarikan solusi tercepat untuk memenuhi kebutuhan unit rumah khususnya warga MBR'' tutupnya.




Penulis : red

  PT. Lucass Bambu Kuning, Rumah Bambu Kuning, Tanah kavling Bambu Kuning, Griya Bambu Kuning, BK, Perumahan BK, Perumahan Rakyat, Perumahan Bodong, Perumahan Subsidi, Perumahan KPR, Josaphat Dirga Hardyanto, Tanah Kavling Hoax, Developer Abal-abal, Developer Bodong.Sidoarjo - Pembangunan perumahan Griya Bambu Kuning yang terletak di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo Aman.


Pasalnya, PT. Lucas Bambu Kuning sebagai pengembang perumahan Griya Bambu Kuning membantu pemerintah guna meningkatkan ekonomi dalam hal property yang diperuntukkan warga atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Warga Sidoarjo Sebut Perumahan Griya Bambu Kuning Tak Langgar Perda RTRW.


Develepor ini yang sudah menginvestasikan dananya membeli unit rumah yang berlokasi di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Pihak manajemen di tahun 2021 mengaku sudah mengebut pembangunan baik rumah contoh dan proses perijinan sudah berjalan.

Pihak Manajemen Perumahan Bambu Kuning, Sukendro dalam rillisnya yang diterima cakrawala.co menuturkan kepada para user untuk tidak mempercayai berita-berita yang simpang siur yang tersebar di media sosial.


“Jika ada pertanyaan dari para pembeli diharapkan datang saja ke kantor. Jangan percaya jika ada berita yang tersebar di medsos karena berita tersebut tidak benar. Karena kita sudah membuktikan proses perijinan sudah jalan dan rumah contoh sudah kita bangun,” Ujar Sukendro, Manajemen PT. Lucas Bambu Kuning.

Ditambahkan Sukendro, memasuki tahun 2022 PT. Lucas Bambu Kuning semakin intensif menyelesaikan proses perijinan dan legalitas. Luas tanah  12 Hektar terdiri Bambu Kuning (BK) satu 296 unit dan BK dua 625 unit sedang dikebut untuk dibangun tahun ini.

"Dimasa pandemi covid-19 ini kami telah mengupayakan berbagai cara agar masyarakat yang sudah bergabung tidak lagi khawatir lagi, kami terus mencarikan solusi tercepat untuk memenuhi kebutuhan unit rumah khususnya warga MBR'' tutupnya.




Penulis : red
Perumahan Griya Bambu Kuning yang terletak di Desa Kepunten Tulangan Sidoarjo siap di huni
View Details

Perumahan Griya Bambu Kuning yang terletak di Desa Kepunten Tulangan Sidoarjo siap di huni

Sidoarjo - Pembangunan Perumahan Griya Bambu Kuning yang terletak di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo siap di huni masyarakat dan telah taati perda RT/RW dan sesuai dengan peruntukan lahan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta taat hukum, jika dinilai belum, pihak pengelola akan siap duduk bersama untuk komunikasi.

Pengelola/Pengembang Perumahan Griya Bambu Kuning dengan konsep membantu Warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk bisa membeli atau mendapatkan rumah yang murah sesuai harapan masa depan masyarakat khususnya wilayah sidoarjo dan sekitarnya serta akan selalu mempermudah proses kepemilikan apapun tanpa ruwet. (25/1/2022)


Pihak Pengembang/Developer Griya Bambu Kuning tidak melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sidoarjo Tahun 2009 – 2029. Dan pemkab Sidoarjo sudah mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) pada perumahan yang dibangun diatas lahan hijau tersebut.


Adapun ada pemberitaan dari media lain yang menyebut bahwa melanggar itu adalah hoax semata, dan tidak ada korelasinya sama sekali bahkan tak terbukti. (red)

Sidoarjo - Pembangunan Perumahan Griya Bambu Kuning yang terletak di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo siap di huni masyarakat dan telah taati perda RT/RW dan sesuai dengan peruntukan lahan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta taat hukum, jika dinilai belum, pihak pengelola akan siap duduk bersama untuk komunikasi.

Pengelola/Pengembang Perumahan Griya Bambu Kuning dengan konsep membantu Warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk bisa membeli atau mendapatkan rumah yang murah sesuai harapan masa depan masyarakat khususnya wilayah sidoarjo dan sekitarnya serta akan selalu mempermudah proses kepemilikan apapun tanpa ruwet. (25/1/2022)


Pihak Pengembang/Developer Griya Bambu Kuning tidak melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sidoarjo Tahun 2009 – 2029. Dan pemkab Sidoarjo sudah mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) pada perumahan yang dibangun diatas lahan hijau tersebut.


Adapun ada pemberitaan dari media lain yang menyebut bahwa melanggar itu adalah hoax semata, dan tidak ada korelasinya sama sekali bahkan tak terbukti. (red)
PT. Lucas Bambu Kuning sebagai pengembang perumahan Griya Bambu Kuning membantu pemerintah bidang property
View Details

PT. Lucas Bambu Kuning sebagai pengembang perumahan Griya Bambu Kuning membantu pemerintah bidang property

PT. Lucass Bambu Kuning, Rumah Bambu Kuning, Tanah kavling Bambu Kuning, Griya Bambu Kuning, BK, Perumahan BK, Perumahan Rakyat, Perumahan Bodong, Perumahan Subsidi, Perumahan KPR, Josaphat Dirga Hardyanto, Tanah Kavling Hoax, Developer Abal-abal, Developer Bodong
Sidoarjo, - PT. Lucas Bambu Kuning sebagai pengembang perumahan Griya Bambu Kuning membantu pemerintah guna meningkatkan ekonomi dalam hal property yang diperuntukkan warga atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Develepor ini yang sudah menginvestasikan dananya membeli unit rumah yang berlokasi di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Pihak manajemen di tahun 2021 mengaku sudah mengebut pembangunan baik rumah contoh dan proses perijinan sudah berjalan.

Pihak Manajemen Perumahan Bambu Kuning, Sukendro dalam rillisnya yang diterima cakrawala.co menuturkan kepada para user untuk tidak mempercayai berita-berita yang simpang siur yang tersebar di media sosial.


“Jika ada pertanyaan dari para pembeli diharapkan datang saja ke kantor. Jangan percaya jika ada berita yang tersebar di medsos karena berita tersebut tidak benar. Karena kita sudah membuktikan proses perijinan sudah jalan dan rumah contoh sudah kita bangun,” Ujar Sukendro, Manajemen PT. Lucas Bambu Kuning.


Ditambahkan Sukendro, memasuki tahun 2022 PT. Lucas Bambu Kuning semakin intensif menyelesaikan proses perijinan dan legalitas. Luas tanah  12 Hektar terdiri Bambu Kuning (BK) satu 296 unit dan BK dua 625 unit sedang dikebut untuk dibangun tahun ini.

"Dimasa pandemi covid-19 ini kami telah mengupayakan berbagai cara agar masyarakat yang sudah bergabung tidak lagi khawatir lagi, kami terus mencarikan solusi tercepat untuk memenuhi kebutuhan unit rumah khususnya warga MBR'' tutupnya.





Penulis : RED
PT. Lucass Bambu Kuning, Rumah Bambu Kuning, Tanah kavling Bambu Kuning, Griya Bambu Kuning, BK, Perumahan BK, Perumahan Rakyat, Perumahan Bodong, Perumahan Subsidi, Perumahan KPR, Josaphat Dirga Hardyanto, Tanah Kavling Hoax, Developer Abal-abal, Developer Bodong
Sidoarjo, - PT. Lucas Bambu Kuning sebagai pengembang perumahan Griya Bambu Kuning membantu pemerintah guna meningkatkan ekonomi dalam hal property yang diperuntukkan warga atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Develepor ini yang sudah menginvestasikan dananya membeli unit rumah yang berlokasi di Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Pihak manajemen di tahun 2021 mengaku sudah mengebut pembangunan baik rumah contoh dan proses perijinan sudah berjalan.

Pihak Manajemen Perumahan Bambu Kuning, Sukendro dalam rillisnya yang diterima cakrawala.co menuturkan kepada para user untuk tidak mempercayai berita-berita yang simpang siur yang tersebar di media sosial.


“Jika ada pertanyaan dari para pembeli diharapkan datang saja ke kantor. Jangan percaya jika ada berita yang tersebar di medsos karena berita tersebut tidak benar. Karena kita sudah membuktikan proses perijinan sudah jalan dan rumah contoh sudah kita bangun,” Ujar Sukendro, Manajemen PT. Lucas Bambu Kuning.


Ditambahkan Sukendro, memasuki tahun 2022 PT. Lucas Bambu Kuning semakin intensif menyelesaikan proses perijinan dan legalitas. Luas tanah  12 Hektar terdiri Bambu Kuning (BK) satu 296 unit dan BK dua 625 unit sedang dikebut untuk dibangun tahun ini.

"Dimasa pandemi covid-19 ini kami telah mengupayakan berbagai cara agar masyarakat yang sudah bergabung tidak lagi khawatir lagi, kami terus mencarikan solusi tercepat untuk memenuhi kebutuhan unit rumah khususnya warga MBR'' tutupnya.





Penulis : RED
Susu Beruang (Bear Brand), untuk jaga kondisi ditengah Pandemi Covid-19
View Details

Susu Beruang (Bear Brand), untuk jaga kondisi ditengah Pandemi Covid-19

 


Bear Brand (Susu Beruang) bermanfaat jaga tubuh slalu sehat ditengah Pandemi Covid-19, - Kunjungi situs resminya untuk harga yang terjangkau - https://www.blibli.com/brand/nestle-indonesia-official-store

 


Bear Brand (Susu Beruang) bermanfaat jaga tubuh slalu sehat ditengah Pandemi Covid-19, - Kunjungi situs resminya untuk harga yang terjangkau - https://www.blibli.com/brand/nestle-indonesia-official-store

Batu Akik Natural Masih Jadi Favorit di kalangan Warga Surabaya
View Details

Batu Akik Natural Masih Jadi Favorit di kalangan Warga Surabaya


UMKM Surabaya, - Sejak bomingnya batu akik 2015 silam masih ramai peminatnya hingga kini, namun sekarang tidak seramai dulu.

Peminat dan penghobi batu akik banyak beralih ke batu alami dengan motif natural. Diantaranya batu akik jamal dari Madura.


Salah satu nya berlokasi di jl. Kayoon Surabaya. Tempat fenomenal di kota Pahlawan yang sempat viral dengan pedagang batu akik dan permata.

 Salah satu pedagang ialah Munardi yang konsisten hingga kini masih bergelut di dunia hobi batu akik natural.

"Iya mas sekarang peminat Batu akik beralih ke akik natural dikenal dengan akik jamal, ya tapi tidak saramai dulu lah," kata Munardi penjual batu akik natural di kayoon samping musholla. Senin, (17/1/2022).


UMKM Surabaya, - Sejak bomingnya batu akik 2015 silam masih ramai peminatnya hingga kini, namun sekarang tidak seramai dulu.

Peminat dan penghobi batu akik banyak beralih ke batu alami dengan motif natural. Diantaranya batu akik jamal dari Madura.


Salah satu nya berlokasi di jl. Kayoon Surabaya. Tempat fenomenal di kota Pahlawan yang sempat viral dengan pedagang batu akik dan permata.

 Salah satu pedagang ialah Munardi yang konsisten hingga kini masih bergelut di dunia hobi batu akik natural.

"Iya mas sekarang peminat Batu akik beralih ke akik natural dikenal dengan akik jamal, ya tapi tidak saramai dulu lah," kata Munardi penjual batu akik natural di kayoon samping musholla. Senin, (17/1/2022).


UMKM Surabaya, - Sejak bomingnya batu akik 2015 silam masih ramai peminatnya hingga kini, namun sekarang tidak seramai dulu.

Peminat dan penghobi batu akik banyak beralih ke batu alami dengan motif natural. Diantaranya batu akik jamal dari Madura.


Salah satu nya berlokasi di jl. Kayoon Surabaya. Tempat fenomenal di kota Pahlawan yang sempat viral dengan pedagang batu akik dan permata.

 Salah satu pedagang ialah Munardi yang konsisten hingga kini masih bergelut di dunia hobi batu akik natural.

"Iya mas sekarang peminat Batu akik beralih ke akik natural dikenal dengan akik jamal, ya tapi tidak saramai dulu lah," kata Munardi penjual batu akik natural di kayoon samping musholla. Senin, (17/1/2022).

Manfaat Tempe Yang Belum Diketahui Rakyat Nusantara
View Details

Manfaat Tempe Yang Belum Diketahui Rakyat Nusantara


Foto: Tempe Makanan Khas Rakyat Indonesia.

UMKM Surabaya - Pernah liat tempe (sangat pernah), Pernah makan Tempe mentah? (pernah gak yaa). Tapi apakah anda sudah tahu khasiat dari tempe itu?(belum deh). Tempe mentah merupakan tempe yang belum di olah dengan cara kukus, goreng atau yang lainnya yang terbuat dari kedelai. Konon, tempe mentah dianggap memiliki manfaat yang paling tinggi (Kenapa?), karena Manfaat tempe akan berkurang antara 10-20% apabila dikukus, 50% apabila direbus atau mendapat pemanasan yang lebih tinggi bahkan dapat hilang sama sekali manfaatnya apabila digoreng (Apa iya??).

Sebenarnya, apa saja sih manfaat tempe mentah?(emang apa??) Ini dia khasiat yang dapat anda peroleh dari konsumsi tempe mentah.

1. Menyehatkan Jantung
Mengkonsumi tempe mentah dipercaya dapat membantu menyehatkan jantung. Tempe selain mengandung serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi juga memiliki kandungan lain seperti antibiotika yang menyembuhkan infeksi serta antioksidan yang mencegah munculnya penyakit degeneratif. Bahan dasar tempe adalah Kedelai yang mengandung isoflavon yang membantu mengurangi kolesterol jahat (kolesterol LDL) dan juga kemungkinan pembekuan darah (Amazing).

2. Meningkatkan Keperkasaan Pria
Konsumsi tempe mentah juga dipercaya dapat membantu meningkatkan keperkasaan pria di ranjang (luar biasa). Hal ini diakarenakan tempe mengandung vitamin B dan kaya akan protein nabati yang diperlukan dalam pembentukan sperma. Konon, konsumsi tempe mentah guna meningkatkan kejantanan pria dapat dilakukan dengan cara memakan tempe mentah sebanyak 4 jari yang dikunyah bersama gula aren asli dan segelas air. Cara ini dilakukan sebanyak 2 kali pada pagi dan sore hari, serta satu kali pada saat setengah jam sebelum berhubungan (perlu dicoba ini).

3. Mengobati Insomnia dan Sakit Kepala

http://obatsakitkepala.org
Tempe mentah dipercaya juga dapat mengobati penyakit insomnia dan sakit kepala dengan cara mengkonsumsinya bersama dengan tape singkong segar dan mentimun segar. alhasil, penyakit insomnia dan sakit kepala dapat hilang dengan sendirinya (coba ah?).


4. Menstabilkan Hormon Tiroid
Hormon tiroid merupakan salah satu hormon paling penting dalam tubuh yang memberikan dampak kepada tiap sel dan semua organ. Kelebihannya hormon tiroid dapat membuat segala sesuatu dalam tubuh berjalan lebih cepat, bergitu pula sebaliknya. Kekurangan hormon tiroid juga akan membuat sessuatu dalam tubuh berjalan lebih lambat dari biasanya. Nah, dengan mengkonsumsi tempe mentah juga dipercaya dapat membuat produksi hormon tiroid dalam tubuh lebih stabil dan seimbang sehingga dapat membuat tubuh lebih sehat.(sangat Amazing)

Sumber : www.manfaat.co.id


Foto: Tempe Makanan Khas Rakyat Indonesia.

UMKM Surabaya - Pernah liat tempe (sangat pernah), Pernah makan Tempe mentah? (pernah gak yaa). Tapi apakah anda sudah tahu khasiat dari tempe itu?(belum deh). Tempe mentah merupakan tempe yang belum di olah dengan cara kukus, goreng atau yang lainnya yang terbuat dari kedelai. Konon, tempe mentah dianggap memiliki manfaat yang paling tinggi (Kenapa?), karena Manfaat tempe akan berkurang antara 10-20% apabila dikukus, 50% apabila direbus atau mendapat pemanasan yang lebih tinggi bahkan dapat hilang sama sekali manfaatnya apabila digoreng (Apa iya??).

Sebenarnya, apa saja sih manfaat tempe mentah?(emang apa??) Ini dia khasiat yang dapat anda peroleh dari konsumsi tempe mentah.

1. Menyehatkan Jantung
Mengkonsumi tempe mentah dipercaya dapat membantu menyehatkan jantung. Tempe selain mengandung serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi juga memiliki kandungan lain seperti antibiotika yang menyembuhkan infeksi serta antioksidan yang mencegah munculnya penyakit degeneratif. Bahan dasar tempe adalah Kedelai yang mengandung isoflavon yang membantu mengurangi kolesterol jahat (kolesterol LDL) dan juga kemungkinan pembekuan darah (Amazing).

2. Meningkatkan Keperkasaan Pria
Konsumsi tempe mentah juga dipercaya dapat membantu meningkatkan keperkasaan pria di ranjang (luar biasa). Hal ini diakarenakan tempe mengandung vitamin B dan kaya akan protein nabati yang diperlukan dalam pembentukan sperma. Konon, konsumsi tempe mentah guna meningkatkan kejantanan pria dapat dilakukan dengan cara memakan tempe mentah sebanyak 4 jari yang dikunyah bersama gula aren asli dan segelas air. Cara ini dilakukan sebanyak 2 kali pada pagi dan sore hari, serta satu kali pada saat setengah jam sebelum berhubungan (perlu dicoba ini).

3. Mengobati Insomnia dan Sakit Kepala

http://obatsakitkepala.org
Tempe mentah dipercaya juga dapat mengobati penyakit insomnia dan sakit kepala dengan cara mengkonsumsinya bersama dengan tape singkong segar dan mentimun segar. alhasil, penyakit insomnia dan sakit kepala dapat hilang dengan sendirinya (coba ah?).


4. Menstabilkan Hormon Tiroid
Hormon tiroid merupakan salah satu hormon paling penting dalam tubuh yang memberikan dampak kepada tiap sel dan semua organ. Kelebihannya hormon tiroid dapat membuat segala sesuatu dalam tubuh berjalan lebih cepat, bergitu pula sebaliknya. Kekurangan hormon tiroid juga akan membuat sessuatu dalam tubuh berjalan lebih lambat dari biasanya. Nah, dengan mengkonsumsi tempe mentah juga dipercaya dapat membuat produksi hormon tiroid dalam tubuh lebih stabil dan seimbang sehingga dapat membuat tubuh lebih sehat.(sangat Amazing)

Sumber : www.manfaat.co.id

Toko 'ZeirShop' kini bisa akses Online di Shopee, FB, IG, Twit
View Details

Toko 'ZeirShop' kini bisa akses Online di Shopee, FB, IG, Twit

 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



 toko online zeirshopee

Kunjungi toko online ZeirShop di Shopee dan Media Sosial lainnya

Link kami : https://shopee.co.id/shop/zeirshop



Bubur ayam negeri sudah bergabung di aplikasi Gojek dan Grab
View Details

Bubur ayam negeri sudah bergabung di aplikasi Gojek dan Grab


UMKM Surabaya
- Kabar gembira bagi pelanggan setia warga kota Surabaya, kini bubur ayam negeri khas Bandung sudah bisa di pesan melalui via online aplikasi Gojek dan Grab. 

Sudah 3 minggu bubur ayam negeri sudah bergabung dan hasilnya signifikan mulai meningkat. Sultan yang merupakan pemilik usaha kuliner bubur ayam ini menuturkan jika usaha nya dirintis mulai dari bawah dan mengakui sangat terbantu oleh Gojek dan Grab sejak usahanya terdaftar di aplikasi tersebut.

UMKM Surabaya
- Kabar gembira bagi pelanggan setia warga kota Surabaya, kini bubur ayam negeri khas Bandung sudah bisa di pesan melalui via online aplikasi Gojek dan Grab. 

Sudah 3 minggu bubur ayam negeri sudah bergabung dan hasilnya signifikan mulai meningkat. Sultan yang merupakan pemilik usaha kuliner bubur ayam ini menuturkan jika usaha nya dirintis mulai dari bawah dan mengakui sangat terbantu oleh Gojek dan Grab sejak usahanya terdaftar di aplikasi tersebut.

UMKM Surabaya
- Kabar gembira bagi pelanggan setia warga kota Surabaya, kini bubur ayam negeri khas Bandung sudah bisa di pesan melalui via online aplikasi Gojek dan Grab. 

Sudah 3 minggu bubur ayam negeri sudah bergabung dan hasilnya signifikan mulai meningkat. Sultan yang merupakan pemilik usaha kuliner bubur ayam ini menuturkan jika usaha nya dirintis mulai dari bawah dan mengakui sangat terbantu oleh Gojek dan Grab sejak usahanya terdaftar di aplikasi tersebut.
"Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon
View Details

"Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon


UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi

UMKM Surabaya || Cirebon-Jawa Barat - Deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon di gelar di Gedung Negara jalan Siliwangi kampung Krucuk Kelurahan Kesenden Kecamatan Kejaksaan Cirebon Minggu 22/12/2019 Pukul 10:00wib.

Acara dihadiri (Deni Hermawan) ketua UMKM Pribumi Jawa Barat (Wartono) plt.Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon serta tamu undangan dari beberapa pelaku usaha UMKM Kabupaten Cirebon, tokoh agama, KSP CIAYUMAJAKUNING (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dengan (Sri Rahayu) sebagai ketua UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya Sri Rahayu menyampaikan bahwa deklarasi pengukuhan kepengurusan UMKM Pribumi Kabupaten Cirebon bukan sekedar seremonial semata namun dirinya menyebutkan acara tersebut lebih untuk mengenalkan kepada Masyarakat, Dinas Pemerintah dan wakil rakyat di Kabupaten Cirebon telah terbentuk dan diresmikan kepengurusannya di Kabupaten Cirebon.

Dijelaskannya bahwa UMKM Pribumi guna memberdayakan pelaku usaha mikro kecil-menengah ke merupakan pemberdayaan usaha kecil-menengah amanat konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 Alinea-4 tentang memajukan kesejahteraan umum, dimana Negara adalah subjek ekonomi politik sehingga Negara wajib berpihak kepada kepentingan rakyat yang lemah dalam mendukung dan memberdayakan serta mengembangkan pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi.

Dimana pemberdayaan pribumi sejatinya pernah diperjuangkan oleh Hos Cokro Aminoto saat menjadi ketua serikat Islam dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat pribumi di masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda. Namun pemerintah kolonial Belanda mampu melemahkan dan melumpuhkannya dengan cara bermitra dengan para pengusaha dan pedagang Cina agar menjadikan rakyat pribumi tetap berada di dalam garis kemiskinan dan tidak mampu mengembangkan peluang usahanya di negeri sendiri. Sehingga para pengusaha dan pebisnis perantau non-pribumi di tanah air menjelma menjadi kartel politik yang berpengaruh sampai dengan saat ini.


Dirinya juga menambahkan, dalam upaya memperjuangkan dan memberdayaan Masyarakat pribumi yang tertuang dalam sila ke-5  (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia "Pagedu Go" dan Deklarasi Pengukuhan UMKM PRIBUMI Kabupaten Cirebon  semenjak masa penjajahan pemerintah kolonial Belanda sampai dengan saat ini belum terwujudkan, sehingga berdampak kepada pelaku usaha mikro kecil-menengah pribumi yang belum mampu bersaing secara setara dan adil.

"Dengan terbentuknya UMKM Pribumi serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dirinya berharap dan yakin produk unggulan UMKM Pribumi selaku pelaku usaha mikro kecil-menengah mampu menembus pasar dunia/go Internasional." Ungkapnya.

Lepas dari itu dirinya menyampaikan upaya pemberdayaan usaha mikro kecil-menengah pribumi bukanlah merupakan sikap sentimen anti Cina/non-pribumi.

Sementara dalam sambutannya Deni Hermawan menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh tim dan panitia serta pelaku usaha mikro kecil-menengah yang telah berjuang dengan penuh semangat tanpa mengenal lelah hingga terbentuknya UMKM Pribumi di Kabupaten Cirebon.

Disampaiknnya UMKM Pribumi kini sudah terbentuk di 17 Kabupaten.
Guna memotivasi,memudahkan dan mengembangkan bakat dari para pelaku usaha mikro kecil-menengah dirinya memperkenalkan sebuah karya dari UMKM Pribumi berupa Aplikasi "Pagedu Go"/(paguyuban Gerobak Duit) yang dapat di unduh dan di download langsung dari PlayStore serta dapat memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi jasa antar barang/kurir.

"Untuk webnya sendiri kami berencana membuka dengan nama Exspo Go yang nantinya semua UMKM dari setiap Kabupaten harus memilki produk unggulan seperti prodak unggulan dari kota Bogor yaitu sabun yang terbuat dari beras,untuk itu dirinyapun berharap UMKM Pribumi Cirebon dapat berperan dalam menciptakan prodak unggulan untuk diakseskan dan dikenalkan di pameran yang rencananya akan di selenggarakan di bulan juli tahun 2020 di Dubai paparnya.

Menurut Wartono jumlah Koperasi di Kabupaten Cirebon yang tidak berjalan sebanyak 75 dari 756 Koperasi yang berjalan.dari koperasi yang berjalan inilah akan lahir para pelaku usaha mikro kecil-menengah untuk menciptakan peluang usaha kuliner maupun berbagai kerajinan tangan.

Berdasarkan data tahun 2018 yang di anggarkan dari APBD.Kabupaten Cirebon memiliki 31032 pelaku usaha mikro yang tersebar di 412 desa,12 kelurahan dan 40 kecamatan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon memilki komitmen untuk membangun masyarakatnya melalui visi Bupati Cirebon periode 2019-2024,yaitu berbudaya,sejahtera, agamis,maju dan aman.

Untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten dan Kota Cirebon komitmen tersebut di tuangkan dalam program dan kegiatan yang berada di perangkat daerah yaitu di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon.

Dari kegiatan tersebut UMKM  dapat menumbuh kembangkan perekonomian dan meningkatkan dari wirausaha mikro menjadi usaha kecil.

Kami juga punya 3 program unggulan di Kabupaten Cirebon.yang pertama yaitu meningkatkan kelembagaan Koperasi melalui pelatihan permodalan dan sebagainya serta dua program unggulan untuk membangun wirausaha baru melalui pendirian kampung wirausaha di bidang kuliner.

Sejak tahun 2017 yang di selenggarakan di desa Gunung Jati sampai dengan saat ini.dan di tahun 2018 kami membentuk kampung wirausaha di desa Tengah Tani di bidang kuliner dan batik.

di tahun 2019 kami membangun kampung wirausaha di desa Sindangkasih Kecamatan Beber di bidang kulit tas dan sepatu yang omsetnya mencapai puluhan juta,dan di tahun ini pula kita mengikuti beberapa gelar produk seperti di hari koperasi tingkat nasional ke 72 di purwokerto Kami menjadi juara 3 tingkat nasional produk-produk unggulan dari Kabupaten Cirebon dengan mendapatkan penghargaan yang di berikan oleh Mentri Koperasi dan UKM katagori Kabupaten kota.

dan di hari ulang tahun Koperasi tingkat Jawa Barat gelar prodak UMKM khususnya pelaku usaha mikro dari Kabupaten Cirebon melalui pameran dari batik kuliner berhasil menjadi juara ke-2.bahkan dari tanggal 19-22 Desember 2019 hari ini kami tengah mengikuti pameran gelar produk di Graha Siliwangi yang akan ditutup oleh Gubernur Jawa Barat pungkasnya.


Penulis : Wahyudin
Editor : Abdi